Di Balik Dinding Polos : Potret Sehari-hari Mahasiswa Universitas Palangka Raya



 
Di sebuah ruang kuliah yang sederhana dengan dinding berwarna kuning pudar dan kipas angin berdiri di sudut ruangan, kehidupan akademik mahasiswa Universitas Palangka Raya bergulir apa adanya. Dalam gambar yang terekam, tampak seorang mahasiswa berdiri di depan papan tulis, mencoba menyampaikan materi di hadapan dosen dan teman-temannya. Di sisi lain, beberapa mahasiswa duduk di balik meja panjang, sebagian serius memperhatikan, sebagian lagi tampak mencatat, dan yang lain larut dalam diam.

Inilah wajah asli dari kehidupan kampus di jantung Kalimantan Tengah tanpa polesan. Gedung kuliah mungkin belum semewah universitas-universitas besar di pulau Jawa, namun semangat belajar tetap menyala. Kipas angin menggantikan AC sentral, proyektor tergantung seadanya dari langit-langit, dan kabel-kabel bergelantungan menjadi pemandangan biasa yang tidak lagi mengganggu fokus para mahasiswa.

Ruang ini adalah saksi bisu perjuangan mahasiswa menuntut ilmu. Mereka datang dari berbagai latar belakang, membawa mimpi dan cita-cita yang sama: meraih masa depan yang lebih baik. Diskusi, presentasi, bahkan debat kecil terjadi di ruang seperti ini hampir setiap hari. Di sinilah karakter mereka dibentuk bukan hanya oleh teori di papan tulis, tetapi juga oleh dinamika ruang dan interaksi antarmahasiswa yang membentuk solidaritas dan semangat kolektif.

Universitas Palangka Raya mungkin belum memiliki fasilitas termodern, tetapi mahasiswa-mahasiswanya memiliki tekad baja. Di tengah keterbatasan, mereka tetap berproses, tumbuh, dan berjuang. Mereka bukan hanya belajar untuk lulus, tapi juga untuk memahami kehidupan.

Gambar ini bukan hanya potret ruang kelas ia adalah narasi tentang harapan, ketekunan, dan ketulusan belajar di tempat yang mungkin tak sempurna, tapi penuh makna.


Penulis : Devi Triana Asie








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Novel " Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati " karya Brian Khrisna

Surganya Takjil, Uji Nyali untuk Dompet