Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2025

Di Balik Dinding Polos : Potret Sehari-hari Mahasiswa Universitas Palangka Raya

Gambar
  Di sebuah ruang kuliah yang sederhana dengan dinding berwarna kuning pudar dan kipas angin berdiri di sudut ruangan, kehidupan akademik mahasiswa Universitas Palangka Raya bergulir apa adanya. Dalam gambar yang terekam, tampak seorang mahasiswa berdiri di depan papan tulis, mencoba menyampaikan materi di hadapan dosen dan teman-temannya. Di sisi lain, beberapa mahasiswa duduk di balik meja panjang, sebagian serius memperhatikan, sebagian lagi tampak mencatat, dan yang lain larut dalam diam. Inilah wajah asli dari kehidupan kampus di jantung Kalimantan Tengah tanpa polesan. Gedung kuliah mungkin belum semewah universitas-universitas besar di pulau Jawa, namun semangat belajar tetap menyala. Kipas angin menggantikan AC sentral, proyektor tergantung seadanya dari langit-langit, dan kabel-kabel bergelantungan menjadi pemandangan biasa yang tidak lagi mengganggu fokus para mahasiswa. Ruang ini adalah saksi bisu perjuangan mahasiswa menuntut ilmu. Mereka datang dari berbagai latar bela...

Menuju Indonesia Emas 2045: Mimpi, Tantangan, dan Jalan Menuju Kenyataan

Gambar
  Visi Indonesia Emas 2045 merupakan cita-cita besar bangsa Indonesia dalam rangka menyongsong satu abad kemerdekaan. Gagasan ini menggambarkan impian bersama untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju, berdaulat, adil, dan makmur. Meskipun tampak ambisius, visi ini bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan. Namun, upaya mewujudkannya tentu membutuhkan kesiapan menyeluruh dari berbagai aspek kehidupan nasional, terutama dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks di era globalisasi. Potensi Besar Menuju Masa Depan Indonesia memiliki berbagai modal dasar yang cukup kuat untuk mengantarkan bangsa ini menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu modal utama adalah bonus demografi, yakni dominasi penduduk usia produktif yang diperkirakan berlangsung hingga 2030-an. Jika dikelola secara optimal melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan keterampilan, maka bonus ini bisa menjadi motor penggerak utama perekonomian nasional. Selain itu, Indonesia juga dikenal sebagai negara...

Resensi Novel " Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati " karya Brian Khrisna

Gambar
I. Identitas Buku Judul : Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Penulis : Brian Khrisna Penerbit : PT Gramedia Widiasarana Cetakan : I Tahun Terbit : 2025 Tebal Buku : 216 halaman II. Sinopsis Apa yang akan kamu lakukan jika hanya memiliki waktu singkat sebelum ajal menjemput? Pertanyaan itu menjadi inti dari kisah dalam buku ini. "Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati" bukan hanya tentang makanan, tetapi tentang hidup itu sendiri dan bagaimana kita menjalaninya. Tokoh utama dalam buku ini, ada seorang pria yang bernama Ale. Ia baru saja menerima vonis bahwa hidupnya takkan lama lagi. Di tengah kekalutan dan kegundahan itu, ia justru teringat pada satu keinginan sederhana yaitu makan mie ayam di tempat favoritnya. Namun perjalanan untuk menikmati semangkuk mie ayam terakhir berubah menjadi perjalanan spiritual, penuh kenangan, penyesalan, harapan, dan penerimaan. Dalam narasi yang penuh satir, humor kelam, dan renungan eksistensial, Brian Khrisna membawa pembaca menyusuri sis...