Postingan

Di Balik Dinding Polos : Potret Sehari-hari Mahasiswa Universitas Palangka Raya

Gambar
  Di sebuah ruang kuliah yang sederhana dengan dinding berwarna kuning pudar dan kipas angin berdiri di sudut ruangan, kehidupan akademik mahasiswa Universitas Palangka Raya bergulir apa adanya. Dalam gambar yang terekam, tampak seorang mahasiswa berdiri di depan papan tulis, mencoba menyampaikan materi di hadapan dosen dan teman-temannya. Di sisi lain, beberapa mahasiswa duduk di balik meja panjang, sebagian serius memperhatikan, sebagian lagi tampak mencatat, dan yang lain larut dalam diam. Inilah wajah asli dari kehidupan kampus di jantung Kalimantan Tengah tanpa polesan. Gedung kuliah mungkin belum semewah universitas-universitas besar di pulau Jawa, namun semangat belajar tetap menyala. Kipas angin menggantikan AC sentral, proyektor tergantung seadanya dari langit-langit, dan kabel-kabel bergelantungan menjadi pemandangan biasa yang tidak lagi mengganggu fokus para mahasiswa. Ruang ini adalah saksi bisu perjuangan mahasiswa menuntut ilmu. Mereka datang dari berbagai latar bela...

Menuju Indonesia Emas 2045: Mimpi, Tantangan, dan Jalan Menuju Kenyataan

Gambar
  Visi Indonesia Emas 2045 merupakan cita-cita besar bangsa Indonesia dalam rangka menyongsong satu abad kemerdekaan. Gagasan ini menggambarkan impian bersama untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju, berdaulat, adil, dan makmur. Meskipun tampak ambisius, visi ini bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan. Namun, upaya mewujudkannya tentu membutuhkan kesiapan menyeluruh dari berbagai aspek kehidupan nasional, terutama dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks di era globalisasi. Potensi Besar Menuju Masa Depan Indonesia memiliki berbagai modal dasar yang cukup kuat untuk mengantarkan bangsa ini menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu modal utama adalah bonus demografi, yakni dominasi penduduk usia produktif yang diperkirakan berlangsung hingga 2030-an. Jika dikelola secara optimal melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan keterampilan, maka bonus ini bisa menjadi motor penggerak utama perekonomian nasional. Selain itu, Indonesia juga dikenal sebagai negara...

Resensi Novel " Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati " karya Brian Khrisna

Gambar
I. Identitas Buku Judul : Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Penulis : Brian Khrisna Penerbit : PT Gramedia Widiasarana Cetakan : I Tahun Terbit : 2025 Tebal Buku : 216 halaman II. Sinopsis Apa yang akan kamu lakukan jika hanya memiliki waktu singkat sebelum ajal menjemput? Pertanyaan itu menjadi inti dari kisah dalam buku ini. "Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati" bukan hanya tentang makanan, tetapi tentang hidup itu sendiri dan bagaimana kita menjalaninya. Tokoh utama dalam buku ini, ada seorang pria yang bernama Ale. Ia baru saja menerima vonis bahwa hidupnya takkan lama lagi. Di tengah kekalutan dan kegundahan itu, ia justru teringat pada satu keinginan sederhana yaitu makan mie ayam di tempat favoritnya. Namun perjalanan untuk menikmati semangkuk mie ayam terakhir berubah menjadi perjalanan spiritual, penuh kenangan, penyesalan, harapan, dan penerimaan. Dalam narasi yang penuh satir, humor kelam, dan renungan eksistensial, Brian Khrisna membawa pembaca menyusuri sis...

68 Tahun Kalimantan Tengah : Antara Warisan Sejarah dan Tantangan Masa Depan

Sebagai mahasiswa dan bagian dari generasi muda Kalimantan Tengah, saya merasa bangga menyaksikan provinsi kita memasuki usia ke-68.   Perjalanan panjang sejak 1957 telah membawa berbagai capaian, namun juga menyisakan tantangan yang perlu kita hadapi bersama.  Peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalimantan Tengah menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pendahulu.   Tiap tahun, perayaan HUT Provinsi Kalimantan Tengah dimeriahkan dengan festival, lomba, dan hiburan rakyat. Semua itu tentu membanggakan dan membangkitkan rasa cinta daerah.  Namun, jangan sampai terlena dalam euforia, lalu abai terhadap persoalan mendasar yang masih mengakar: kemiskinan, ketimpangan pembangunan antarwilayah, kerusakan lingkungan, dan rendahnya literasi digital serta finansial di kalangan masyarakat muda. Gubernur Agustiar Sabran mengingatkan generasi muda agar tidak melupakan sejarah dan terus menjaga semangat perjuangan yang telah diwariskan.      Nilai-nila...

Surganya Takjil, Uji Nyali untuk Dompet

Gambar
 Pasar Ramadan bukan sekadar tempat belanja, tapi juga ajang berburu kuliner sambil berbagi cerita. Bagi yang datang, hati-hati, karena di sini bukan cuma puasanya yang diuji, tapi juga ketahanan dompet anda. Menahan lapar? Mungkin bisa, tetapi menahan godaan dari aneka takjil? Belum tentu!                                                                                           PASAR RAMADHAN UPR Palangka Raya, 15 Maret 2025. Suasana pasar Ramadhan di Masjid UPR selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun mahasiswa UPR . Begitu melangkah masuk, aroma makanan begitu menggoda dan segarnya es buah langsung menyapa. Tak heran jika banyak yang datang untuk berburu takjil dan juga menikmati hiruk-pikuk khas bulan suci. Diantara pengunjung, seorang ma...